Dalam Aksi Demo Yang Digelar Mahasiswa Sibolga dan Tapteng, Terdapat 2 Penyusup Membawa Parang

0 198

Edlanews.com| SIBOLGA – Aksi Demo ratusan mahasiswa Sibolga Tapanuli tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Sibolga. Dalam aksi tersebut, terdapat 2 orang penyusup yang membawa senjumlah parang , Jumat (27/9/2019), sore.

Kedua orang tersebut diketehui merupakan siswa sekolah menengah atas dan telah diamanakan pihak Polres Sibolga, dan bukan perserta aksi yang tengah menyampaikan asprirasi di depan kantor DPRD.

Demo yang digelar mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan satpol PP kota Sibolga, Massa bergerak dari gedung Nasional dan konfoi disekitaran jalan Lintas Sumatera menuju Kantor DPRD Sibolga.

Dalam orasinya Raju Hutagalung menuntut DPRD Kota Sibolga agar menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP yang telah dan akan di sah kan oleh DPR RI.

Dimana revisi UU KPK tersebut jelas – jelas memperlemah kinerja KPK yang tentunya menguntungkan bagi para Koruptor dalam mengeruk uang negara untuk memperkaya dirinya sendiri.

Disampaikan juga oleh mahasiswa bahwasanya RUU KUHP yang akan di sah kan oleh DPR RI tersebut.

“Kami melihat  keanehan dan kejanggalan dalam praktek Hukumnya kedepan, dimana salah satunya pasal yang mengatur kepemilikan Unggas, rumah tangga, tanah dan banyak kejanggalan dalam RUU KUHP yang baru – baru ini di revisi oleh DPR RI,” katanya.

Sementara itu dua pelajar yang ditangkap Polres Sibolga karena membawa parang di tengah aksi demo mahasiswa masih diperiksa hingga malam ini.

Menurut Kapolres, kedua pelajar itu memberikan keterangan yang berubah-ubah.

“Sampai malam ini masih diperiksa di Polres Sibolga dan sedang didalami keterangan mereka,” ujar Kapolres.(Edu Laoly).

SAIL NIAS INDRA PC
Baca Juga:

Balas

Email Anda tidak akan ditampilkan.