Ini Alasanya Sejumlah Kader NasDem Mendatangi Mapolres Sibolga

0 1.587

Edlanews.com| SIBOLGA – Alasan sejumlah kader DPD Partai Nasdem Kota Sibolga mendatangi Mapolres di Jalan FL Tobing Sibolga Kota, Jumat (29/5/2020). untuk melaporkan ketua DPRD, Syukri Nazry Penarik yang juga sekretaris aktif Nasdem ke Polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

Kader Nasdem yang melaporkan ketua DPRD berjumlah 4 orang, yakni Bismar Panjaitan, Irwansyah Simanjuntak, Manahan Dalimunthe dan Amir Hamzah Lumbantobing.

Bapilu DPD Nasdem Sibolga, Bismar Panjaitan menjelaskan, ketua DPRD dilaporkan ke Polisi terkait dugaan pencemaran nama baik kader Nasdem.

Indikasi pencemaran nama baik itu disampaikan oleh ketua DPRD, saat penutupan sidang paripurna agenda pembahasan LKPJ wali kota TA 2019.

“Saat paripurna mau ditutup, ketua DPRD menyebut keempat nama kader Nasdem meminjam uang ke pak wali kota, Syarfi Hutauruk,” jelas Bismar.

“Justru kami bingung, nominal berapa, kapan peminjamannya tidak disebutkan. Padahal kami tidak pernah meminjam uang sama pak wali kota,” lanjutnya.

Sementara, Dewan Pakar DPD Nasdem, Manahan Dalimunthe mengaku kecewa dengan sikap ketua DPRD yang dinilai tidak substansi membahas agenda rapat.

“Mau kami berutang 5 triliun kemana aja, apa urusannya (ketua DPRD). Apa urusan utang dengan LKPJ, kalau pun ada utang kami,” ungkap mantan anggota DPRD Sibolga 2014-2019.

“Jangan asal ngomong aja, jadi kalau dibilang anggota dewan kaleng-kaleng kan marah. Tapi itulah, kita anggota Nasdem malu akan ini,” tambahnya.

Selain menempuh jalur hukum, Manahan juga membeberkan, jika kasus tidak terpuji dari ketua DPRD Sibolga itu telah dilaporkan ke DPW dan DPP Nasdem.

“Semua bukti sudah kita serahkan baik ke penyidik Polisi maupun ke DPW dan DPP Nasdem untuk ditindaklanjuti, ini fitnah bagi kami,” bebernya.

Ditempat yang sama, Humas DPD Nasdem Sibolga, Janner Silitonga berharap pelaporan kader partai besutan Surya Paloh ini dapat diproses Polisi.

“Kami yakin, Polisi itu bekerja profesional dan berintegritas. Harapan kita diproses, karena laporan 4 kader Nasdem sudah diterima Polisi,” imbuh Janner.

Kemudian, Janner juga mensinyalir adanya unsur kesengajaan terstruktur untuk mempermalukan para kader Nasdem Sibolga dihadapan publik.

“Kita sayangkan, 4 kader Nasdem disebutkan nama, tapi yang lain inisial. Apalagi sesuai bukti video, ketua DPRD membaca pidato tertulis,” ucapnya.

“Walau di narasi sebelumnya itu adalah isu. Terakhir ditutupnya itu fitnah, tapi disebutkan nama orang, itu makanya kami hadir untuk mendamping keempat rekan kami,” pungkas Janner.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polres Sibolga terkait dugaan pencemaran nama baik keempat kader Nasdem. Sementara Ketua DPRD Syukri Nazry Penarik, belum bisa ditemui.
(Edu Laoly).

Baca Juga:

Balas

Email Anda tidak akan ditampilkan.