Ini Perintah Wali Kota Sibolga, Bagi Masyarakat Yang Tidak Bayar Pajak Bumi dan Bangunan

0 148

Edlanews.com | SIBOLGA – Wali Kota Sibolga akan membuat surat edaran bagi warga yang tidak membayar pajak bumi dan bangunan tidak bisa mengurus segala adminitrasi kependudukan sebelum melunasi kewajiban dengan membayar lunas pajak tersebut.

Hal ini demi terwujudnya pemutakhiran dan validasi data piutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Sibolga Tahun Anggaran 2019.

Berdasarkan data rekapitulasi validasi lapangan daftar normatif piutang PPB-P2 Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), diketahui bahwa masih terdapat piutang se-kota Sibolga sebanyak 125 Nilai Objek Pajak (NOP) dari sebanyak 998 jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), dengan nilai sebesar 458.810.718 Rupiah.

Syarfi Hutauruk dalam rapat ini menyampaikan harapannya agar para Satgas PBB-P2 terus bekerja maksimal meminimalisir piutang PBB-P2.

“Saya paham bagaimana kesulitan yang dihadapi Satgas PBB-P2 dalam menagih piutang ini, jika ini mampu kalian tuntaskan, saya akan berikan reward dan peningkatan kesejahteraan”, sebut Syarfi.

Ia juga memperintahkan kepada seluruh dinas, camat dan lurah agar membuat surat edaran atau imbauan bahwa siapa warga Sibolga yang telat membayar pajak bumi dan bangun, saat mengurus berkas kependudukan dan berkas lainnya terlebih dahulu harus menyelesaikan pembayar pajak PBB tersebut.

Hadir mendampingi Wali Kota dalam rapat ini, Sekda Kota Sibolga M Yusuf Batubara, Kepala BPKPAD Sofyan Nasution, dan Asisten I Josua Hutapea. Terlihat kehadiran seluruh Camat, Lurah dan Satgas PBB-P2 se-Kota Sibolga.(Edu Laoly).

Baca Juga:

Balas

Email Anda tidak akan ditampilkan.