Wali Kota Umumkan Kabar Baik Kepada Pedagang Pasar di Kota Sibolga

0 1.541

Edlanews.com| SIBOLGA – Wali Kota Sibolga H.M Syarfi Hutauruk, mendatangi pasar nauli pada Senin (27/04/2020) sore hari. Kedatangan orang nomor satu di Sibolga didampingi Sekda Kota, komisi II DPRD dan SKPD, membawa berita baik kepada pedagang pasar.

Wali Kota mengumumkan melalui toa kepada seluruh pedagang dipasar baik di kios dilantai 1,2 ,3 dan dipelataran pasar bahwa, untuk sewa kios akan dipotong 50 persen pembayarannya dan biaya retribusi harian tidak diperlakukan minimal selama 3 bulan.

Stontak keputusan ini membuat para pedagang dipasar bergembira dengan bertepuk tangan dan bersuara mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Sibolga.

Syarfi Hutauruk saat dikonfirmasi mengatakan, sesuai dengan keluhan para pedagang pasar disuasana covid-19, pemko Sibolga setelah mendengarkan masukan dari komisi II DPRD dan disuarakan dinas perindagkop maka pada hari ini Pemerintah kota Sibolga memutuskan memangkas semua beban-beban (gratis).

Baik pada para pedagang penyewa kios maupun pedagang yang menyewa dipelataran pasar yang setiap hari ada retribusi.

Bagi pedagang penyewa kios, pemko Sibolga memberikan pemotongan pembayaran sebesar 50 persen dan berlaku mulai Senin (27/04/2020). Yang kedua retribusi harian, tidak diperlakukan minimal selama 3 bulan (gratis).

” Mulai hari bagi pedagang penyewa kios Pemerintah kota Sibolga akan memotong pembayaran sewa sebesar 50 persen dan retribusi harian itu sementara tidak diberlakukan minimal 3 bulan lamanya,” kata Syarfi.

Tidak hanya itu, retribusi untuk pengelolahan sampah dipasar baik dipelataran dan pedagang kios ditiadakan dengan syarat para pedagang tidak membuang sampah sembarang.

Kemudian adalagi pungutan lain yang diperbolehkan oleh peraturan daerah itu pun ditiadakan.

Pemko berharap dengan keputusan yang diambil ada mengairah pedagang, untuk menjual barang dagangan sehingga tidak terbelit masalah utang.

Syarfi Hutauruk menghimbau kepada masyaratkat dan pedagang, agar menaati ajuran pemerintah dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk mengurangi resiko berkembangannya virus corona di kota Sibolga.

Ia juga memintak kepada para pedagang jangan seenaknya menaikan barang dagangannya dan menumbuk barang.

” Kami akan mengontrol, nanti satgas pangan yang diketuai oleh Kapolres Sibolga, akan melakukan tindakan tegas. Itu yang harus dicatat oleh pedagang,” tegas Syarfi.

Syarfi menambahkan mengenai peraturan Wali Kota (perwal) mengenai kenaikan penyewa kios tidak diperlakukan dulu atau ditunda. Ditahun 2021 akan direvisi kembali.

Keputusan ini berlaku juga di Pasar Aek habil, Kota Beringin dan Pasar Dewa sakti. Tutup Syarfi. (Edu Laoly).

Baca Juga:

Balas

Email Anda tidak akan ditampilkan.