Warasi: Masyarakat Nias Jangan Mudah Terprovokasi

0 213

EdlaNews.com| Sibolga – Ketua Tim JP Bon’s (Barisan Ono Niha Sibolga) Warisuni Warasi, meminta kepada masyarakat Nias di Kota Sibolga agar tidak terpecah belah dan terprovokasi atas isu – isu hoaks.

“Kami dari pengurus JP Bon’s menghimbau dan menyampaikan pesan – pesan kepada masyarakat khususnya masyarakat Nias yang ada di Kota Sibolga, jangan pernah terprovokasi, termakan isu hoaks yang memecah belah, apalagi hal – hal berpotensi sara, kita di Sibolga adalah bersaudara,” pintanya.

“Tidak ada penolakan dan seterusnya, ini hanya kurang komunikasi dengan kita dan pengurus, maupun ditengah – tengah masyarakat, mari kita jaga kabtimnas yang kondusif di Kota Sibolga agar semua elemen merasa Kota Sibolga milik kita bersama,” tambahnya, saat sarapan pagi bersama Calon Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan, beserta tim pemenangan, di Jalan Horas, Sibolga Sambas, Senin (16/11/2020).

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Ono Niha Kota Sibolga, Hasana Waruwu, mengatakan, sebagai pengurus, pihaknya tidak menginginkan adanya perpecahan di masyarakat Nias. Sebab, hubungan tersebut sudah terjalin lama, antara masyarakat Nias dan Sibolga yang telah membanggakan Kota Sibolga dengan julukan Negeri Berbilang Kaum.

“Kami sudah mengambil langkah – langkah meminta untuk di klarifikasi, maka untuk itu kita akan berbicara untuk memecahkan permasalahan dengan kepala dingin, agar tidak menjadi buah bibir di tengah – tengah masyarakat Kota Sibolga,” ucapnya.

Mantan sekretaris Himni Kota Sibolga ini, menyampaikan, terkait permasalahan Himpunan Masyarakat Nias, yang terjadinya penolakan atas pembangunan rumah singgah untuk masyarakat Nias. Ia mengatakan bahwa peristiwa tersebut hanya kurangnya komunikasi antar pengurus.

“Memang ada sedikit kekurangan,” katanya.

Hanya saja, Dirinya mempertanyakan mengapa terjadi adanya penolakan dari masyarakat setempat.

“Kami tidak tau status tanah mana dan siapa pengusulnya dan kesepakatan siapa, kalau memang itu rumah singgah seharusnya melalui musyawarah, maupun itu Walikota, Camat, Lurah, DPP atau DPD Himni oke – oke saja meletakkan batu pertama, kita pertanyakan siapakah yang datang itu, sudahkah berbuat untuk masyarakat Nias atau belum, janganlah sampai dengan waktu yang sangat singkat ini mengambil kepentingan dan dimanfaatkan,” ungkapnya.(Firmansyah).

Baca Juga:

Balas

Email Anda tidak akan ditampilkan.